Berita  

Kick Off Pelayanan KB Serentak Gratis (Pantau KB) 2026, Dinas P3AKB Halsel Perkuat Akses Layanan Kontrasepsi untuk Masyarakat

LABUHA,Lintaskieraha–Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) resmi mengawali rangkaian Pelayanan KB Serentak Gratis (Pantau KB) Tahun 2026 dengan agenda kick off yang dilaksanakan pada 10 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya gerakan pelayanan keluarga berencana secara serentak di seluruh wilayah Halmahera Selatan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.

Program Pantau KB ini dilaksanakan sebagai momentum awal tahun untuk memperluas jangkauan layanan kontrasepsi gratis bagi pasangan usia subur, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga yang sehat, terarah, dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, organisasi profesi kesehatan, hingga jajaran tenaga medis di fasilitas pelayanan kesehatan. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil, dapat mengakses layanan KB dengan mudah.

Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Halmahera Selatan Apt. Karima Nasaruddin, S.Si., M.Kes menegaskan bahwa Pelayanan KB Serentak Gratis bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan reproduksi.

“Melalui kick off ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan KB benar-benar menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa. Seluruh metode kontrasepsi tersedia secara gratis di fasilitas kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan biaya,” ujarnya.

Pelayanan yang diberikan mencakup berbagai metode kontrasepsi, seperti pil, suntik, implan, IUD, serta metode lainnya yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan peserta. Seluruh pelayanan ditangani oleh tenaga kesehatan profesional yang telah berpengalaman di bidangnya.

Selain pelayanan medis, kegiatan ini juga disertai edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengaturan jarak kelahiran, kesehatan ibu dan anak, serta dampak positif perencanaan keluarga terhadap kesejahteraan rumah tangga.

Masyarakat yang ingin mengikuti program ini cukup mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dengan membawa Kartu Keluarga (KK) atau KTP. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui penyuluh KB di desa dan kecamatan masing-masing.

Dengan dimulainya Kick Off Pantau KB 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berharap angka kehamilan yang tidak direncanakan dapat ditekan, kesehatan ibu dan anak semakin terjaga, serta terwujud keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas di seluruh penjuru daerah.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah terus hadir memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya dalam bidang keluarga berencana yang menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di masa depan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *